Menanti Sebuah Harapan (atau…Jawaban..?)

Setiap saat kita selalu dihadapkan pada sebuah dilema yang selalu membawa kita ke arah yang sering tidak kita pahami. Bertindak, melakukan sesuatu menjadikan nilai lebih bagi kita. Namun, belajar dari sesuatu yang telah terjadi baik pada diri kita maupun berkaca dari pengalaman orang lain menjadikan kita benar-benar benilai lebih. Mengutip dari kata-kata orang bijak yang mengatakan bahwa tak akan melakukan sesuatu yang telah dia alami akibat dari perbuatan tersebut. Melewatkan sesuatu yang sangat berarti menjadikan aku sadar bahwa semua yang telah aku lakukan ternyata masih kurang. Masih kurang satu hal, yaitu belajar lagi dari apa yang telah aku lakukan. Satu hal yang sangat jarang dilakukan oleh orang.

Mengurai kembali apa yang telah dilakukannya, menelaah akibat dan resiko dari tindakan itu menjadikan kita selalu mawas diri terhadap apapun dan siapapun. Sehingga dengan begitu kita dapat menjadi lebih bijak dan selalu belajar menerima apapun itu. Menerima setiap hal yang baik dan buruk, lhoh kenapa?

Iya, menerima setiap hal tentunya bukan untuk dipakai semua. Mengambil dan melaksanakan hal baik dan mencerna serta belajar dari yang buruk untuk menjadikan kita terhindar dari kesalahan-kesalahan yang memang sudah menjadi sifat dasar manusia (salah dan khilaf). Tidak melakukan kesalahan dan kekhilafan itu adalah hal mustahil bagi makhluk bernama manusia, namun diantara itu semua masih ada manusia yang memiliki nilai lebih, yaitu manusia yang mampu belajar untuk lebih baik lagi.

Nah, sekarang giliran kita, apakah kita mampu menaikkan derajat kita sebagai manusia. Jalan panjang dan lebar menanti untuk kita tapaki, terserah kita mau mengambil jalan yang mana. Jalan lurus bertabur bunga yag ujungnya kita tak tahu kemana, atau jalan menuju kebaikan dan ketaatan pada Tuhan yang sudah pasti bertabur onak dan duri. Karena jalan menuju kebaikan tidaklah mulus bertabur bunga. SIlahkan memutuskan dan berupaya dijalan masing-masing dan mari berdoa agar kita selalu dijaga dijalan yang lurus, jalan orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

1 Komentar »

  1. k1n6k0n9 Berkata:

    he…. aktip ngeblog lagi kang


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan sebuah Komentar