Melengkapi sebuah keinginan dengan usaha merupakan suatu keharusan yang hukumnya wajib. Mengapa demikian, karena semua keinginan hanyalah keinginan yang tidak ada hasilnya selain mimpi semata. Untuk mewujudkan keinginan adalah dengan tindakan yang nyata, selain itu masih ada satu kewajiban yang lain yaitu berdoa (tentunya, karena kita merupakan Tuhan YME).
Merupakan sebuah ide pemikiran dimana baru saja kami mendapatkan sebuah ide baru dari teman, ketika kita berbincang lewat YM. Disaat ini kami memikirkan bagaimana keinginan-keinginan kami yang selama ini ada diangan untuk diwujudkan. Menata satu persatu ide dan keinginan untuk di urutkan pengamalan dan perwujudannya. Dari sekian banyak cerita yang telah kami kemukakan, tak jarang orang hanya menganggap sebagai lelucon atau tulisan amatir dari seorang bocah yang belum faham dengan kehidupan didunia ini, namun kami tetap saja menulis ide kami, karena dari sekian banyak teman kami masih ada yang mencoba mengkaji tulisan kami dan mengucapkan beberapa patah kata yang menjadikan kamu tetap semangat dalam menulis.
Menjalani sebuah kehidupan yang begitu sarat dengan masalah menjadikan kami senantiasa berfikir, merenung dan mneyelami arti makna sebuah kehidupan. Dari awalan seperti inilah kami mendapatkan sekian banyak pelajaran yang tidak pernah kami dapatkan dalam masa pendidikan dibangku sekolah. Terkadang kami merasa sangat sombong hingga akhirnya berusaha menggurui teman-teman terdekat atau orang-orang terkasih.
Bukan hal baru bagi kami ketika kami berbicara, masih ada saja yang mengatakan bahwa kami sok tahu, sok tua atau sok-sok yang lain. Ya, inilah resiko ketika kita mencoba menggurui orang lain, walaupun sebenarnya kita memiliki keinginan dan harapan agar mereka memiliki sebuah kehidupan baru yang lebih baik.
Mau tidak mau, ya itulah resiko kami. Namun kami akan tetap maju dan berbicara untuk kebaikan semuanya.
Keinginan, Tindakan dan Resiko Berbicara